Makanan Daerah yang Dilupakan

Menjelajah Makanan Daerah yang Mulai Dilupakan

Kuliner. Dunia yang satu ini disebut-sebut sebagai dunia penuh inovasi karena hamper setiap hari ada saja jajanan atau menu makanan yang baru. Makanan yang sedang trend, atau sekarang sering disebut dengan hits ini, juga sering berganti. Namun, seiring dengan perkembangan tersebut ada beberapa makanan khas yang terlupakan.

  • Kuping Gajah

Mungkin bagi Anda generasi 90an tidak asing dengan makanan kecil satu ini. Ya, kuping gajah adalah makanan kecil yang manis gurih, terbuat dari tepung terigu dan santan kental, berbentuk seperti kuping gajah bermoyif gari-garisĀ  yang melingkar.

Makanan Daerah yang Dilupakan

Sayangnya, kuping gajah merupakan makanan daerah yang mulai dilupakan dan digantikan posisinya oleh cemilan-cemilan import. Walaupun demikian, Anda tetap bisa menemukannya di pasar-pasar tradisional. Penganan satu ini juga akan membuat Anda bernostalgia saat lebaran di masa kecil karena cemilan ini biasanya disuguhkan kepada para tamu yang berkunjung.

  • Clorot

Makanan satu ini juga mulai asing dan sulit ditemukan. Di pasar tradisionalpun penganan ini belum tentu bisa ditemukan, karena pedagangnya berjualan hanya pada hari tertentu saja. Clorot sebenarnya adalah makanan khas dari Grabag, Purworejo, yang mepunyai citarasa manis dari penggunaan gula jawa sebagai bahan utamanya.

Kemasan dan cara makannya pun tidak kalah unik. Clorot dibungkus menggunankan janur, dan untuk memakannya Anda cukup menekan bagian bawah clorot sampai isinya keluar. Dari sinilah nama makanan ini diambil karena proses makanan ini keluar dari bungkusnya disebut dalam Bahasa jawa clorot. Tapi, buat Anda yang tidak sabar, Anda bisa membuka lapisan janur dari atas sampai bawah dan langsung memakannya.

  • Madumongso

Apa yang ada dipikiran Anda ketika mendengar nama makanan satu ini? Pasti Anda megira akan menemukan madu di daftar bahag pembuatannya. Namun, kali ini Anda salah besar karena Madumongso sama sekali tidak menggunankan madu dalam proses pembuatannya. Banyak orang berpendapat jika kata madu disini digunakan karena rasa makanan ini memanglah manis seperti madu.

Makanan ini terbuat dari ketan hitam yang melalui proses fermentasi, jadi rasanya tidak hanya manis tapi juga sedikit asam. Kemudian ditambahkan santan, gula, dan sari buah nanas dan dimasak sampai menyerupai jenang atau dodol. Rasanya legit, manis, asam membuat siapapun yang memakannya tidak akan berhenti hanya pada satu gigitan saja. Madumongso adalah salah satu makanan khas Jogja yang mula jarang ditemui.

Nah, makanan daerah yang mulai dilupakan tersebut tentu tidak kalah lezatnya dibandingkan makanan-makanan yang sedang hits bukan? Bagi Anda yang sedang ingin mencoba bisnis kuliner, bisa mencoba salah satu panganan di atas untuk menjadi bintang di usaha Anda. Dengan sedikit kreasi, makanan daerah tersebut tentu akan membuat usaha Anda sukses dan beda dari yang lain.

Comments

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *